APPI Legal Clinic, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

Medan – APPI membuat sebuah program kerja baru dibawah koordinasi Divisi Legal APPI kali ini memasuki ranah akademisi dengan tema APPI Legal Clinic dimulai dari Universitas Sumatera Utara. Pada hari Selasa, 1 Desember 2015, bertempat di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, APPI bekerja sama dengan Forum Mahasiswa Hukum Peduli Sepakbola Indonesia (FORMAHUPSI) USU mengadakan sebuah Seminar Nasional dengan tema “Menyelamatkan Sepakbola Nasional”.

Pada acara yang dipandu oleh Jannes H. Silitonga (Head Legal APPI) ini, juga diisi oleh pembicara tidak hanya dari kalangan pesepakbola namun juga dari para akademisi. Para pembicara dalam acara tersebut ialah diantaranya Ponaryo Astaman (President APPI), Kurniawan Dwi Yulianto (Exco APPI), Tri Yudha Handoko (Ex Pemain PSMS), Dr. Hasyim Purba (Dosen Fakultas Hukum USU), dan Hatta Ridho, M.sos., M.Sp (Dosen FISIP USU).

Acara yang dihadiri oleh 233 peserta ini juga dihadiri oleh kalangan media/wartawan lokal Medan dan Sumatera Utara. Acara yang dibuka oleh Prof. Budiman selaku Pembantu Dekan I Fakultas Hukum USU ini berlangsung selama 3 jam. Dalam acara ini menampilkan Tri Yudha Handoko sebagai pembicara karena yang bersangkutan merupakan salah satu pesepakbola yang turut merasakan tidak terpenuhi hak nya sebagai pesepakbola saat membela PSMS Medan yang juga bersamaan juga dengan 11 rekan-rekan setimnya yang datang ke Jakarta untuk menemui stakeholder pada tahun 2013 silam menuntut tidak terbayarkannya upah mereka. Kemudian juga menampilkan para akademisi sebagai pembicara untuk melihat dari sisi hukum dan aspek social mengenai situasi sepakbola Indonesia yang terjadi sampai saat ini.

Ponaryo Astaman, yang hadir sebagai pembicara dalam acara ini mengatakan bahwa sepakbola bukan hanya masalah gaji pemain dengan klub, namun sepakbola kini sudah menjadi industri ekonomi yang bernilai besar namun pada kenyataannya pemain selalu menajdi pihak yang dirugikan padahal aset utama dari sepakbola ialah para pemainnya. Kemudian Kurniawan yang juga hadir sebagai pembicara menyampaikan bahwa pesepakbola profesional pada dasarnya masih belum memahami arti profesional, karena selama ini jika menandatangani kontrak pesepakbola acapkali hanya meilhat nominal gaji dan jangka waktu bermain, padahal sebenarnya pesepakbola harus membaca dan paham betul isi kontrak secara keseluruhan, hal inilah yang menajdi pekerjaan APPI selama ini untuk memberikan edukasi kepada pesepakbola.

Kedua pembicara lainnya yang berasal dari kalangan akademisi, Hasyim Purba (dosen Fakultas Hukum USU) dan Hatta Ridho (dosen FISIP USU) menyampaikan dari dua aspek yang bersinggungan, yaitu aspek hukum dan aspek sosial. Hasyim Purba mengatakan bahwa harus ada regulasi yang jelas tentang pemenuhan hak pemain di Indonesia, melihat sudah berkembangnya sepakbola di negara-negara lainnya. Kemudian Hasyim Purba dan Hatta Ridho keduanya sepakat bahwa konflik yang terjadi dalam sepakbola nasional kali ini harus segera diakhiri dengan pencabutan SK pembekuan Menpora kepada PSSI yang akan berimplikasi kepada sanksi yang diberikan oleh FIFA kepada PSSI. Itu semua demi memeriahkan kembali euforia sepakbola di Indonesia secara umunya dan Kota Medan pada khususnya.

APPI memilih Universitas Sumatera Utara sebagai tempat pertamanya dalam kegiatan APPI Legal Clinic ini dikarenakan bahwa kota Medan baru saja merasakan euforia bangkitnya sepakbola Medan setelah tim PSMS Medan menjadi juara dalam Piala Kemerdekaan 2015. Sama-sama kita ketahui bahwa pada beberapa tahun kebelakang ini pesepakbola dari tim PSMS Medan seringkali mengalami masalah dengan klub PSMS terutama masalah pembayaran upah.

Harapan dari terselenggaranya acara ini ialah memberikan edukasi secara langsung kepada pesepakbola yang berada di kota Medan dan Sumatera Utara serta mengenalkan hukum olahraga terutama sepakbola kepada insan pendidikan di kampus USU, terutama kalangan Mahasiswa untuk lebih bisa memahami kondisi langsung dari pelaku sepakbola nya, dan juga mengajak mereka untuk turut berpartisipasi dalam kemajuan sepakbola di Indonesia.

Ke depan, APPI akan membuat acara serupa di kampus dan kota lainnya dalam kelanjutan kegiatan APPI Legal Clinic. Untuk itu bagi masyarakat yang ingin bekerjasama dengan APPI dapat menghubungi APPI di email [email protected]

Salam,
APPI