APPI Bahas Penguatan Tata Kelola Sepak Bola dan Pengembangan Karier Atlet Bersama Erick Thohir

APPI Bahas Penguatan Tata Kelola Sepak Bola dan Pengembangan Karier Atlet Bersama Erick Thohir
0%

Jakarta, 31 Juli 2026 – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menggelar audiensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk membahas sejumlah agenda strategis terkait pengembangan karier pesepakbola, penguatan tata kelola sepak bola nasional, serta peningkatan kesejahteraan pemain.

Delegasi APPI dipimpin oleh Presiden APPI Hanif Sjahbandi, didampingi perwakilan pemain Pancar Nur, Sekretaris Jenderal APPI Gotcha Michel, Head of Legal APPI Jannes Silitonga, beserta jajaran pengurus APPI. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Tsamara Amany selaku Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi serta Togi Pangaribuan selaku Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Regulasi.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyampaian struktur kepengurusan APPI periode 2026–2029 yang dipimpin oleh Hanif Sjahbandi sebagai Presiden dan Nadeo Argawinata sebagai Wakil Presiden, sekaligus pengenalan jajaran pengurus yang akan menjadi mitra strategis dalam pengembangan dan perlindungan pesepakbola profesional Indonesia.

APPI juga memaparkan usulan Program Beasiswa Kepelatihan Lisensi D PSSI bagi pemain aktif Liga 1 dan Liga 2 sebagai bagian dari program transisi karier pesepakbola profesional. Program ini bertujuan membekali pemain dengan lisensi kepelatihan sejak masih aktif bermain sehingga memiliki jalur karier yang lebih jelas setelah pensiun, sekaligus memperkuat regenerasi pelatih sepak bola Indonesia.

Usulan tersebut mendapat sambutan yang sangat positif. Erick Thohir mendukung agar program ini segera ditindaklanjuti melalui pembahasan lebih lanjut mengenai konsep pelaksanaan beserta detail implementasinya. Program ini juga akan dikoordinasikan dengan PSSI sebagai penyelenggara lisensi kepelatihan agar dapat direalisasikan secara efektif.

Selain itu, audiensi juga membahas implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara FIFA dan FIFPRO yang ditandatangani pada 10 Juni 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat mekanisme social dialogue antara federasi dan asosiasi pemain dalam penyusunan kebijakan yang berdampak terhadap pesepakbola profesional. Dalam pembahasan tersebut, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi MoU FIFA–FIFPRO di Indonesia, termasuk dengan melibatkan APPI dalam pembahasan regulasi yang berdampak kepada pesepakbola profesional.

Erick Thohir menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan APPI dan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sepak bola Indonesia: “Saya mendorong lahirnya kerja sama yang lebih erat dengan APPI dalam menyusun roadmap bersama guna memperkuat tata kelola sepak bola Indonesia serta mendorong perbaikan kompetisi, baik di level profesional maupun amatir.”

Presiden APPI, Hanif Sjahbandi  mengapresiasi sambutan positif dan komitmen yang diberikan terhadap berbagai agenda yang kami sampaikan: “APPI siap berkontribusi melalui berbagai program serta menghadirkan perspektif pemain dalam setiap kebijakan yang berdampak terhadap pesepakbola. Kami percaya kolaborasi ini akan memberikan manfaat nyata bagi pemain sekaligus mendorong kemajuan sepak bola Indonesia.” 

Pertemuan ini semakin memperkuat komitmen APPI bersama pemerintah, PSSI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dalam membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan pemain.

View All